Friday, October 31, 2014

Kepada Sang Malam

Ingin ku buang jauh perasaan yang menghapiriku malam itu
Menyelubung hati tanpa ketukan, tanpa salam
Tak ada angin tak ada hujan, malam pun masih mengusir raja siang
Rasa itu membekapku secepat laju sang pemburu angin

Aku menikmatinya, aku membiarkannya, aku berharap rasa itu tetap ada
Tapi rasa itu bisa membunuhku
Mencekiku kala aku masih bergelut dengan mimpi
Tak apa, bunuh saja aku
Harapku hanya satu, pencipta rasa itu

Apa daya, aku bukan siapa-siapa
Bukan anak dewa bukan anak raja
Hanya gadis yang memandangnya dari kejauhan
Tersenyum lebar layaknya orang gila

Kepada sang malam,
Wahai sang malam yang mengusir temaram
Layakkah aku berada di sampingnya?
Layakkah aku mengusap peluh di keningnya?
Layakkah aku menjadi orang yang akan ia teteskan air mata?

Kepada sang malam,
Aku menuntut pertanggungjawaban
Engkau mempertemukan aku denganya dalam senyap
Legam, hanya ada titik-titik lampu malam serupa kunang-kunang
Mungkin saja, rasa itu datang bersama lentera malam

Menyerangku, menyergapku,
Membuatku tak berdaya
Membuatku tanpa kata

Kepada sang malam,
Wahai sang malam, pertemukanku dengannya saja, aku sudah senang.

source: here















31 Oktober 2014

Thursday, October 30, 2014

Kertas Lusuh yang Terhiraukan

Coba bayangkan siapa yang akan memanjat rumah orang, demi menggapai salah-satu jendelanya?
Kemudian memasukkan tangannya
Demi memuaskan keingintahuannya.

Ya, aku.

Kutemukan dua kotak obat batuk
Kutemukan sebuah benda merah marun
Kutemukan pula buku-buku yang sengaja ditinggal dengan terbuka
Dan kutahu milik siapa

Itu milik seseorang yang kukirimi pesan 
Dalam selembar kertas yang sengaja kulusuhkan
Jatuh di antara dinding dan kasur hijau setelah kulemparkan
Entah seseorang itu menghiraukan
Atau bahkan membuang layaknya kaca yang tlah menjadi serpihan.

source: flickr
















30 Oktober 2014

Wednesday, October 1, 2014

Journal of 2014: September, the Loneliness

Source: flicr
"September kali ini, aku sendiri, berjalan, bergelut dengan sepi di Bojonegoro yang luas ini."

Personal Life:

    • Interviewed my dad for prakarya's task; biogas observation.
    • Participated my 2nd SKI Basic Taining for a days. 
    • Batik Jumput's time.
    • Made a short story for bahasa Indonesia's task. 
    • My book parcel was arrived. Thankyou parcelbuku.net
    • Mum and dad leaving me to Hajj. Take care{}
    • Stayed in my budhe's house. Don't ask why. Don't ask how.
    • Got more sacrifises from a rumor that there's the killers who cost someone for 'tumbal'. 
    • I knew him. 

    Monday, September 1, 2014

    Journal of 2014: Awesome August

    source: here.
    Here are my randowns in August.
    Merdeka!

    Personal Life:
    • Silaturahmi at my jhs friends and teachers. Spent a lot of sweet and snack. Hehe :D
    • Fasting in syawwal
    • Started love korean variety show, Running Man. They're so amazing.
    • There is a new gazebo with many awesome fishes under.
    • Planted tomato and chili with my dad for Lingkungan Hidup's task.
    • RIP Robin Williams
    • OSIS election! My classmet//my neighbor//my elementary school's friend//my ace// was won. Congrats, Hilman!

    Sunday, August 24, 2014

    Segenggam Kolase [Sebuah Cerpen] #9

    Source: here
    Beruntung adalah sebuah kata yang tepat untuk mendeskripsikan aku saat ini. Menjadi seorang guru di sekolah yang dulu kuhabiskan tiga tahun untuknya. Setiap saat mengajar murid-muriku, kelebatan lima tahun lalu muncul bak iklan dalam film-film promo. Lebih beruntung lagi murid-muridku yang sedang menjalani masa penjajakan ini, berbahagialah kalian, nak. Jangan seperti aku dulu.

    "Buka halaman empat puluh satu, ada tujuh soal di sana. Kerjakan dengan baik, oke?" Ucapku final setelah menjelaskan sedikit poin kepada mereka diiringi anggukan pasrah maupun desahan tertahan. Aku tersenyum letih. Merasakan berbagai macam yang ikut berdesir dengan darah sejak awal aku masuk kelas ini. Hijau pupusnya, aroma mawar sesaat dan yang paling membelenggu adalah gemercik air kolam sebagai suara latar. 

    Benar, ini salah satu dari tiga kelas yang kujajaki dalam setahun penuh. Kelas yang paling menorehkan kenangan. 

    Tak terasa aku melangkah keluar meninggalkan muridku tanpa pamit. Derap langkah hak tujuh sentiku termakan suara gemercik yang memang sedang kutuju. Aku duduk di bangku putih samping kolam air. Senyum letihku menghangat. Air yang mencuat menggores pipiku pelan, menggugah kenangan dulu. 

    Ada cerita di balik kolam ikan ini. Antara aku dan dirimu. Kisah klise sebuah kolase. 

    Thursday, August 21, 2014

    Tentang Mata

    Not mine.
    Jangan begitu, bisikan itu seolah membelenggu
    Melihat sosokmu berjalan ke arahku
    Aku tidak melakukan dosa terhadapmu, ataupun mengkhianatimu
    Ada satu hal yang harus ku mengaku
    Mataku tidak akan pernah mau bertemu dengan matamu

    Thursday, July 31, 2014

    Journal of 2014: July, The Halfaway


    This is the halfaway. Here are what i did :)

    Personal Life:

      • HOLYday:p 
      • Joined some gagas quiz but luck isn't on my side;(
      • Realized that I love photography so much. Huhu
      • Partime farmer!
      • Funnest 'buka bersama' with elementray school's friends. With slimers too in the same place.-. but different time. And the latest buber is with ma beloved familyyyyyy...